Pentingnya Membayar Premi Asuransi Kebakaran Rumah Makan

Rumah makan termasuk bangunan rawan kebakaran, karena api merupakan kebutuhan utama di dalam dapur. Ditambah lagi dengan sejumlah bahan baku masakan yang mudah terbakar. Itu sebabnya, rumah makan sebaiknya rutin menjalani inspeksi kebakaran yang ketat. Rumah makan harus mengambil langkah-langkah ekstra untuk menghindari pelanggaran potensi kebakaran minimal setiap 3 bulan, inspeksi semi-tahunan atau tahunan.

Hal tersebut juga untuk menghindari kerugian, karena rumah makan akan langsung ditutup oleh pihak terkait (Dinas Pemadam) jika menemukan pelanggaran pada saat melakukan pemeriksaan.

 

 

Risiko yang Dijamin dan Tidak Dijamin Dengan Membayar Premi Asuransi Kebakaran

Asuransi kebakaran merupakan salah satu jenis asuransi kerugian atas harta benda yang ditawarkan kepada pemilik rumah makan. Dengan mendaftar sebagai pemilik polis asuransi kebakaran dan membayar premi asuransi yang sudah ditetapkan akan sangat membantu dalam hal finansial.

Dengan kata lain, polis asuransi kebakaran berperan sebagai pemberi bantuan jika terjadi kebakaran yang menyebabkan hilangnya harta benda di dalam rumah makan tersebut. Semua hal yang ada sangkut pautnya dengan asuransi kebakaran dijelaskan dengan lengkap pada polis asuransi.

Jika sudah ada kesepakatan antara pihak asuransi dengan pemilik rumah makan selaku peserta asuransi, maka polis asuransi tersebut akan bersifat sebagai perjanjian yang mengikat. Pada polis tersebut juga dijelaskan mengenai risiko apa saja yang dijamin dan risiko yang tidak dijamin oleh perusahaan asuransi. Apa saja risiko tersebut? Berikut penjelasannya:

 

 

Risiko yang Dijamin

 

1. Kebakaran

Kebakaran yang terjadi seringnya disebabkan karena kurang hati-hati, akibat kesalahan tertanggung atau dari pihak lain, terjadinya arus pendek, atau kebakaran yang terjadi karena alat lain yang tidak termasuk dalam pengecualian polis, akan diganti oleh pihak asuransi. Tidak hanya itu, barang yang rusak akibat kebakaran dan barang yang sengaja dirusak agar kebakaran tidak menjalar juga dijamin dalam polis asuransi. Tentu saja proses penggantian dana ini akan berjalan lancar jika pembayaran premi asuransi kebakaran juga lancar.

 

 

2. Ledakan

Yang dimaksud dengan ledakan disini adalah suatu tenaga yang lepas secara tiba-tiba karena gas atau uap yang mengembang. Untuk lebih jelasnya, misalkan ketel uap atau pipa gas yang meledak sehingga menimbulkan robekan yang terbuka. Selain itu, ledakan dari reaksi kimia juga termasuk sebagai kebakaran yang dijamin oleh perusahaan asuransi.

 

 

3. Petir

Petir merupakan kejadian alam yang tidak bisa diprediksi kedatangannya. Petir yang menyambar dan mengenai rumah makan sehingga menimbulkan kebakaran termasuk sebagai risiko yang dijamin. Begitu juga dengan elektronik, mesin listrik dan juga instalasi listrik yang terbakar. Hal ini membuat para pemilik rumah makan merasa tidak rugi jika harus membayar premi asuransi yang sudah ditetapkan oleh pihak asuransi.

 

 

4. Pesawat Terbang atau Helikopter Jatuh Menimpa Rumah Makan

Meskipun persentase terjadinya pesawat atau helikopter jatuh di pemukiman penduduk sangat kecil, tapi tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa saja terjadi secara nyata. Saat kejadian tersebut muncul dan menyebabkan kebakaran pada rumah makan yang sudah diasuransikan, maka pihak perusahaan asuransi wajib mencairkan klaim asuransinya.

Hal ini dikarenakan rumah makan menjadi rusak dan terbakar akibat benturan fisik antara pesawat yang jatuh tersebut dengan bangunan rumah makan beserta harta bendanya. Jadi jangan khawatir bagi pemilik usaha atau rumah di sekitar bandara, cukup menjadi peserta asuransi maka hidupnya akan lebih aman dan terjamin.

 

 

 

Risiko yang Tidak Dijamin

Ada beberapa hal yang tidak dijamin oleh pihak asuransi ketika terjadi kebakaran, diantaranya adalah:

  1. Kebakaran hutan yang terjadi akibat alang-alang dan semak belukar kering tidak dijamin oleh perusahaan asuransi. Saat terjadi gesekan yang menyebabkan timbulnya percikan api jika tidak segera diketahui oleh petugas yang berwenang bisa menyebabkan hutan menjadi terbakar.
  2. Kebakaran yang disebabkan karena bahan peledak, gempa bumi, reaksi nuklir, letusan gunung, tsunami dan lain-lain yang membuat jalannya usaha rumah makan menjadi terganggu juga tidak dijamin oleh perusahaan asuransi.
  3. Kerusakan yang terjadi pada harta benda dikarenakan pencurian, faktor kesengajaan baik dari tertanggung maupun dari pihak lain.
  4. Ledakan yang terjadi karena tekanan yang rendah dan ledakan pada tombol listrik atau mesin pembakar akibat tekanan gas.
  5. Adanya bencana alam seperti banjir, tanah longsor,angin topan dan badai yang menyebabkan kerusakan pada harta benda yang dimiliki peserta asuransi.
  6. Beberapa harta benda yang tidak dijamin oleh pihak asuransi kecuali masuk sebagai kategori yang diasuransikan. Diantaranya adalah alat berat, benda yang bukan milik tertanggung, komputer, pagar, logam mulia, perhiasan, lukisan antik, barang seni, saham, obligasi, surat berharga, terowongan, jembatan. Begitu juga dengan hewan, tanaman dan beberapa harta benda lainnya.

 

 

 

Pentingnya Asuransi Kebakaran

Pada saat terjadi bencana kebakaran, salah satu hal yang bisa menjadi pegangan dan sangat membantu adalah polis asuransi kebakaran yang bisa diajukan proses klaimnya. Selain itu, ada beberapa hal yang membuat pentingnya bagi pemilik rumah makan untuk memiliki asuransi kebakaran, diantaranya adalah:

 

1. Fasilitas Tempat Tinggal Sementara

Pada saat mengalami musibah kebakaran, pihak asuransi akan memberikan fasilitas tempat tinggal sementara sampai pemilik polis menemukan tempat baru atau sampai proses perbaikan selesai. Hal ini berlaku juga bagi pemilik rumah makan yang tempat tinggalnya jadi satu dengan tempat usahanya.

 

2. Terhindar dari Kebangkrutan

Untuk bisa membangun kembali rumah makan yang sudah ludes terkena kebakaran dibutuhkan dana yang tidak sedikit dan waktu yang panjang. Untuk itu perlu adanya perlindungan berupa polis asuransi yang mengatur tentang segala hal yang berkaitan dengan masalah asuransi, termasuk didalamnya mengatur tentang jumlah premi asuransi yang harus dibayar dan cara pembayarannya.

 

3. Mendapat Ganti Barang yang Rusak

Asalkan penyebab terjadinya kebakaran bukan atas kelalaian pihak pemilik polis asuransi, maka pihak asuransi akan mengganti bangunan rumah makan yang mengalami kebakaran. Selain itu, barang-barang yang rusak karena ikut terbakar juga akan diganti oleh pihak asuransi.

 

4. Biaya Premi Terjangkau

Jika dibandingkan antara manfaat yang diperoleh dengan besarnya biaya premi asuransi yang harus dibayar, maka bisa disimpulkan bahwa nilai premi tersebut masih sangat terjangkau yaitu kisaran 0,5 per mil dari total aset yang dimiliki. Misalnya saja rumah makan yang ditaksir berharga 300 juta, jika dihitung akan muncul angka 150.000 per tahun sebagai nilai premi yang harus dibayar oleh pemilik rumah makan. Suatu angka yang relatif kecil jika dibandingkan dengan manfaat yang akan diperoleh.

 

5. Antisipasi dari Hal yang Tidak Terduga

Siapapun pasti tidak ingin mendapat musibah. Namun jika hal itu sampai terjadi, masih ada polis asuransi yang bisa dijadikan antisipasi untuk menanggulangi musibah tersebut. Salah satunya adalah kebakaran yang menyebabkan rumah makan menjadi rusak. Mengenai dana perbaikannya bisa diantisipasi dengan mengandalkan pencairan klaim asuransi kebakaran.

 


6. Memberi Rasa Aman

Dengan memiliki asuransi kebakaran, setidaknya bisa memberikan rasa aman dan tenang karena asuransi bisa membantu menyediakan dana dan perlindungan jika sampai terjadi kebakaran pada rumah makan yang sudah diasuransikan.

 

 

Dengan adanya polis asuransi kebakaran diharapkan bisa menjadi pelindung bagi pemilik rumah makan dan keluarga. Hal inilah yang menyebabkan pentingnya membayar premi asuransi kebakaran bagi pemilik rumah makan dengan tepat waktu. Agar saat terjadi kebakaran, proses klaim yang diajukan bisa cepat segera dicairkan.

Butuh Lokasi Untuk Membuka Usaha Kuliner?

  • Dijual Cepat, Sebuah Tempat Usaha Strategis di Banyumanik Semarang
    Banyumanik adalah nama sebuah kecamatan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan Banyumanik Semarang terletak di daerah yang sering disebut sebagai kota atas Semarang. Wilayah Kecamatan Banyumanik berada di ketinggian rata-rata 300 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara rata-rata 20-22 derajat Celcius Banyumanik merupakan daerah ekonomi baru…
    Read more...