Potensi Rendang Sebagai Pilihan Usaha Kuliner Rumahan Online

Indonesia memang sebuah negara yang besar. Wilayahnya membentang luas dari Sabang di sisi barat sampai Merauke di sisi timur, dari Miangas di sisi utara hingga Pulau Rote di sisi selatan. Demikian luasnya wilayah negeri ini, tak mengherankan jika memiliki penduduk dengan beragam suku. Bukan sebagai pemisah, nyatanya perbedaan suku tersebut justru melahirkan perbedaan budaya yang menjadi simpul persatuan bangsa.

Salah satu hasil budaya tersebut adalah kuliner tradisional. Lahir secara turun temurun, negeri ini mewarisi banyak resep kuliner trasidional dari berbagai daerah yang kini mampu menjadi media ‘promosi wisata’ ke luar negeri.  Salah satu makanan Indonesia yang sukses menggoyang lidah internasional adalah rendang.

Makanan asal Minangkabau ini bahkan dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia versi majalah internasional. Sejak beberapa tahun terakhir pamornya bahkan tak tergeser. Rendang tetap nangkring di posisi pertama sebagai makanan terenak di kancah global. Kesuksesannya menggoyang lidah internasional tersebut, membuat rendang menjadi salah satu pilihan untuk usaha kuliner rumahan online yang kian potensial. Mengapa demikian? Berikut ulasannya.

 

 

Segmen pasar luas

Berbicara tentang usaha kuliner rumahan online, segmen pasar memegang peranan penting dalam sebuah keberlangsungan usaha. Semakin luas segmen pasarnya, maka akan semakin tinggi pula peluang suatu komoditi bisnis laku. Nah, rendang dalam hal ini sudah memiliki nilai plus.

Makanan asal Sumatra Barat ini telah mengantongi gelar sebagai makanan terenak di dunia. Gelar ini merupakan sebuah ‘kunci penting’ yang membuat rendang mudah diterima semua kalangan, bahkan di kancah dunia. Tak pelak, hal ini akan sangat menguntungkan para pelaku usaha kuliner rumahan online, terutama bisnis Makanan Padang.

Berbeda dengan makanan lain yang masih harus ‘memeras keringat’ untuk mempromosikan ke dunia, label rendang sebagai makanan terenak dunia membuat para pelaku usaha kuliner rumahan online makanan satu ini tak perlu ‘terlalu ngoyo’ dalam hal promosi. Pasalnya, ‘dunia’ sudah tahu bagaimana rasa rendang itu. Satu hal yang perlu dilakukan adalah mempertahankan cita rasa dan kualitas masakan Anda.

 

 

Mudah Dijumpai

Menyandang label sebagai makanan terlezat di dunia, sungguh membuat rendang begitu potensial untuk dibisniskan. Berkat ketenarannya, orang dengan mudah menemukan makanan yang satu ini, baik di kampung halamannya maupun di dunia.

Saat Anda bertandang ke luar negeri misalnya, tak akan sulit menemukan rendang. Makanan ini banyak dijajakan di resto-resto bertaraf internasional. Namun, jangan heran jika harganya jauh lebih mahal dari di Indonesia!

Justru dengan keberadaanya yang mudah ditemukan di berbagai belahan dunia itu, membuat orang tak akan asing dengan rendang. Dengan demikian, jika Anda bermaksud membuat resto rendang pun di suatu negara tak akan kesulitan memasarkannya. Hanya saja, mengingat pemasarannya yang kian luas, iklim kompetisi bisnis rendang bakal semakin ketat. Anda yang berniat memulai usaha ini sebaiknya sudah harus menyiapkan ‘amunisi pamungkas’ agar bisnis Anda tak terlibas kompetitor.

 

 

Harganya Terjangkau

Daging identik dengan makanan yang mahal. Namun, nyatanya tak selalu demikian. Rendang adalah contoh nyata makanan sehat, bergizi serta menggugah selera yang dibanderol murah. Anda barangkali bisa membuktikannya saat makan ke warung atau restoran Padang. Anda tak perlu merogoh kocek hingga ratusan ribu untuk menikmati sepotong daging rendang yang empuk dan menggoyang lidah.

Cukup keluarkan mulai belasan hingga dua puluhan ribu rupiah sepotong rendang bahkan lengkap dengan nasi putih dan sayur kuah sudah bisa disantap. Harga ini tentu sangat murah dibandingkan Anda  membeli satu loyang Pizza atau sepotong daging sapi panggang di restoran Barat.

Nah, harga yang terjangkau ini merupakan magnet kuat untuk membuat konsumen terpikat. Dipadukan dengan rasanya yang memang nikamat dan pamornya sebagai makanan terlezat sejagad, tentu usaha kuliner rumahan online dengan cara menjual rendang bakal semakin potensial. Menarik bukan?!

 

 

Kelezatannya Bikin Nagih

Salah satu kesulitan dalam memperkenalkan makanan baru adalah meyakinkan konsumen akan kelezatan rasanya. Kuliner yang sama sekali baru membuat orang penasaran, sehingga ingin sekali mencoba atau  bahkan sama sekali tak tergoda karena khawatir tentang rasanya. Namun, rendang sudah memiliki ‘garansi sebagai makanan terenak di dunia’.

Terlepas dari cara memasaknya dan asal daerahnya yang berbeda-beda di negeri Minang, rendang tetaplah memiliki ciri khas yang membuatnya berbeda dengan olahan daging sapi lainnya.

Ya, siapa yang tak mengenal kelezatan rendang? Dagingnya begitu empuk, bumbunya begitu meresap hingga setiap gigitannya membuncahkan sensasi yang tak terlupakan. Tak dipungkiri hal ini membuat penikmatnya ‘ketagihan’. Siapa pun yang pernah mencicipinya tak akan lupa rasanya. Siapapun yang pernah mencobanya, seakan tak ingin menyudahinya.

Memorinya tentang ‘rasa rendang’ membuat orang ingin selalu datang kembali ke resto tertentu dan ingin makan kembali. Tentu saja, hal ini merupakan peluang yang bagus dalam sebuah bisnis. Pengalaman yang dirasakan konsumen tersebut menjadi kekuatan untuk menjaga eksistensi bisnis rendang itu sendiri.

Sementara itu, status rendang sebagai makanan terlezat di dunia sebaiknya tak sekedar dimaknai sebagai ceruk bisnis yang menguntungkan. Lebih dari itu, hal ini bisa dipandang sebagai kesuksesan Indonesia dalam memperkenalkan budaya bangsa melalui kuliner.

Butuh Lokasi Untuk Membuka Usaha Kuliner?

  • Dijual Cepat, Sebuah Tempat Usaha Strategis di Banyumanik Semarang
    Banyumanik adalah nama sebuah kecamatan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan Banyumanik Semarang terletak di daerah yang sering disebut sebagai kota atas Semarang. Wilayah Kecamatan Banyumanik berada di ketinggian rata-rata 300 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara rata-rata 20-22 derajat Celcius Banyumanik merupakan daerah ekonomi baru…
    Read more...