Pertama di Indonesia! Dubai Street Food Sajikan Kambing Guling Porsian

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar menu bernama ‘kambing guling’? Tak salah lagi memang, menu ini merupakan ‘porsi besar’. Seperti namanya, kambing guling memang umumya disajikan utuh alias bulat-bulat berbentuk kambing yang ditusuk dan terpanggang. Umumnya kambing yang digunakan dalam kambing guling mampu menghasilkan daging hingga 6 kg. Rata-rata setiap kilogram bisa digunakan untuk 15-20 orang.

Dengan demikian, porsinya cukup besar bukan?! Mengingat porsinya yang besar, tak mengherankan jika menu kambing guling, biasanya dijumpai saat ada pesta-pesta besar. Namun, Anda tak perlu menunggu big party untuk bisa mencicipi kambing guling. Anda cukup datang ke Tanah Serea Bogor, karena di sana ada Dubai Street Food yang menyajikan kambing guling dalam bentuk porsian.  

Tentu saja, kabar ini menjadi angin segar bagi Anda pecinta olahan kambing bukan?! Di Dubai Food Street, Anda bisa memanjakan lindah dengan olahan kambing guling dan bergaram menu khas Timur Tengah lain tanpa harus menghabiskan banyak fulus. Hanya dengan beberapa puluh ribu saja, Anda sudah bisa membuat lidah berdendang merasakan sajikan enak. 

Menu yang disajikan di sini tak hanya kambing guling. Ada beberapa menu lain yang tak kalah nendang. Olahan-olahannya mengedepankan cita rasa Timur Tengah dan Mediteranian, tetapi juga ada cita rasa lokalnya.

Adapun menu yang disajikan di sini selain Kambing Guling, antara lain Nasi Kebuli a la Dubai, Sambel Goreng Pasundan, Grill Lobster ala Provencale atau Grilled Lamb Chop yang gurihnya nonjok! Tak kalah yummy adalah Original Premium Meat Shawarma Khas Makkah & Madinah mendapat sentuhan rasa lokal. 

Soal rasa, Dubai Food Street memang tak kalah dengan resto-resto mahal kelas dunia. Hal ini tak terlepas dari pendiri resto ini yang sebelumnya memang sudah cukup makan asam garam dalam dunia kuliner.

Pendiri Dubai Street Food  adalah duo Restauranteur Ex Dubai Hospitality consultant & active Executive Chef Top Culinary Club di bilangan Jakarta. Mereka adalah Agung dan Markus. Keduanya tampil berani menyuguhkan menu Timur Tengah dan Mediteranian tanpa meninggalkan cita rasa lokal, dalam hal ini Pasundan yang memang  menjadi ketertarikan mereka. 

Sebelum ‘melahirkan’ Dubai Food Street, keduanya sudah malang melintang selama 20 tahun di resto internasional. Planet Hollywood Jakarta, Planet Hollywood Singapura, Planet Hollywood Dubai, Sevilles Spanish Tapas Restaurant Dubai, Ginseng Asian Lounge Dubai, St Moritz @SkiDubai, Mahi-Mahi Arabian Seafood Grill dan Biella Italian Ristorante Dubai pernah menjadi tempat yang dipijak untuk bekarier di dunia kuliner.

Selain itu, mereka juga sempat mencicipi berkarier di sektor serupa di beberapa hotel Projects di Middle East: The Raffles Dubai, Arabian Park Hotel, Somerset Luxury Apartment by Ascott, Ibis dan Novotel Al Barsha. Berbekal deretan pengalaman yang panjang itu, tak mengherankan jika Dubai Food Street mampu menyajikan menu-menu berkelas. 

Sementara itu, selain memungkinkan pelanggan makan di tempat, Dubai Food Street juga memiliki Team Catering yang siap diundang untuk  mengisi acara, seperti Live Cooking Kambing Guling, Grill Lobster, Indian Chicken Tandoori dan Original Meat Shawarma corner. 

Demikian sekilas ulasan tentang Dubai Street Food yang menyajikan Kambing Guling porsian. Anda tertarik mencicipinya? Etzz.. satu yang harus diingat, boleh saja memanjakan lidah, tetapi harus tetap jaga kesehatan agar makanan yang masuk sekedar menjadi asupan bukan sebagai ‘ancaman’. Selamat makan! 

Gudeg Basah Atau Kering Ternyata Sama Enaknya

Gudeg adalah hidangan khas yang sangat populer di Jawa, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh sebab itu sebagian besar masyarakat di Indonesia seringkali menyebut semua jenis gudeg sebagai gudeg jogja. Pada kenyataannya, ada beberapa varian gudeg yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Baca selengkapnya.....
tradisi pada saat bulan puasa ramadhan

Nikmatnya Berbuka Puasa Ramadhan Dengan Gulai Kambing di Masjid Gedhe Kauman

Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, bisa dipahami jika Indonesia kemudian memiliki banyak tradisi bernafaskan Islami yang tersebar di berbagai penjuru negeri. Keragaman suku, perbedaan wilayah yang berpulau-pulau hingga perbedaan persebaran Islam di setiap wilayah membuat keragaman tradisi tidak terhindarkan. Diantara tradisi yang mendarah daging sehubungan dengan budaya bernafaskan Islam adalah tradisi menyuguhkan menu tertentu sebagai takjil pada bulan puasa… Baca selengkapnya.....

Asinan Bogor, Kesegarannya Menggugah Selera

Jika orang Eropa punya salad sebagai menu hidangan penutup, masyarakat Indonesia juga punya kuliner sejenis, namanya asinan. Asinan adalah kuliner tradisional yang berisi sayuran dan buah yang dicampur dengan kuah pedas. Baca selengkapnya.....

Cumi Bakar Bang Arel Ciomas

Icip-icip "Cumi Bakar Bang Arel" yang berlokasi di Ciomas tepatnya didepan Ruko Pizza Hut dan Yomart. Sate cumi kecil 5K dan Cumi Besar 15 K, ada yang pakai bakso. Setelah cumi dibakar dicelup dengan saos Barbeque saya pilih yang pedas. Malam gerimis pun jadi hangat (pengalaman kuliner Muhammad Ichwan Basir Baca selengkapnya.....