Loading...
 

Ngo Hiang Bogor Suryakencana, Kuliner Legendaris Yang Selalu Dicari

Tidak mau kalah dengan Bandung, Bogor juga menyimpan banyak sekali kuliner yang menggoyang lidah. Di kota hujan ini, Anda menemukan kuliner khas Sunda hingga kuliner dari peranakan Tionghoa. Semua berbaur menjadi dan beberapa diantaranya yang menjadi kuliner legenda Bogor yang unik dan selalu dicari. Salah satu kuliner peranakan yang mampu bertahan dengan gempuran zaman adalah Ngo Hiang Bogor. 

Makanan khas dari Tiongkok ini telah ada sejak puluhan atau bahkan ratusan tahun yang lalu. Berikut ulasan lengkap tentang Ngo Hiang, makanan enak di Bogor yang terletak di Gang Aut. 

Ngo Hiang adalah makanan khas negeri Tiongkok yang awalnya terbuat dari olahan daging babi. Di negeri asalnya, Ngo Hiang berasal dari kawasan Fujian lalu menyebar ke banyak tempat di Asia termasuk Indonesia, khususnya Bogor.

Di masa lalu, kawasan Bogor dikenal sebagai tempat berkumpulnya para pedagang dari Tiongkok. Saat Belanda masih menguasai negeri ini, para pedagang dan pendatang dari Tiongkok dikumpulkan menjadi satu di Jalan Suryakencana. Kawasan ini akhirnya menjadi kawasan pecinan yang dikenal memiliki kuliner-kuliner khas seperti Ngo Hiang.

Keberadaan dari Ngo Hiang lambat laun semakin terkenal karena memiliki rasa yang sangat nikmat. Selain itu, adanya arus jual beli antara pendatang dari Tiongkok dan juga penduduk asli dari Buitenzorg atau Bogor membuat kuliner ini diolah sesuai lidah penduduk pribumi. Dari sini muncul Ngo Hiang khas Bogor yang bisa anda dapatkan di Gg. Aut di kawasan Jalan Suryakencana.

Di kawasan pecinan ini, Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai kedai yang menjual kuliner olahan dari daging babi selain dari Ngo Hiang. Kedai Ngo Hiang yang berada di Gang Aut ini tidak terlalu luas, namun cukup nyaman saat anda menyantap  kuliner peranakan yang konon resepnya masih sama sejak dibuat pertama kala di zaman Belanda menjajah Indonesia.

Citarasa Ngo Hiang semakin sempurna jika dipadu dengan saus asam dan manis dari saus khasnya. Oh iya, jangan lupa menambahkan sambal kalau Anda suka sekali dengan makanan pedas dan juga acar lobak yang diracik dengan sangat sempurna.

Selain menjual Ngo Hiang, di kedai ini juga tersedia kuliner nikmat lainnya seperti pangsit penganten, lumpia basah, dan soto mie yang dibuat tanpa menggunakan daging babi.

Harga satu porsi Ngo Hiang berkisar Rp30.000,00 dengan porsi yang cukup besar. Untuk pangsit penganten, Anda juga harus merogoh kocek dengan nominal yang sama. Sebagai pelengkap, kedai Ngo Hiang biasanya menjual es cincau hitam yang dijual dengan harga sekitar Rp10.000,00.

Demikianlah ulasan singkat tentang Ngo Hiang yang masuk dalam daftar wajib wisata kuliner Bogor. Semoga bisa memberikan referensi.

  • Martabak Encek, Kuliner Bogor Yang Legendaris

    Kedai martabak memang banyak dimana-mana, namun tidak banyak yang bertahan cukup lama. Salah satu contohnya adalah Martabak Encek, yang tergolong kuliner legendaris, karena tetap eksis sejak membuka usahanya pada puluhan tahun yang lalu. Martabak Encek atau yang dikenal juga dengan nama dengan Martabak Bangka ini, sudah ada sejak tahun 1975 dan terus melayani para pembelinya hingga saat ini.

Cara Melanjutkan Bisnis Kuliner Yang Berasal Dari Warisan Keluarga

Warisan berasal dari bahasa Arab Al-miirats, bentuk masdar dari kata waritsa- yaritsu- irtsan-…

Kopdar dan Kongkow Komunitas Otomotif Lebih Nyaman di Kedai Kopi

Sebagai anak komunitas otomotif, pastinya anda pernah berpikiran untuk bisa kongkow-kongkow asik…

Mengolah Daging Sapi Yang Benar Itu Jangan Dicuci Dahulu Jika Tidak Langsung Dimasak

Cara mengolah daging sapi memang sangat beragam, mulai dari pemilihan daging sapi, pembersihan…

Lebih Enak Rambak Kulit Kerbau Atau Kulit Sapi?

Kerupuk kulit atau biasa disebut kerupuk rambak adalah pendamping makan yang terbuat dari limbah…
This Submarine Filled with Egg is Good to Eat

This Submarine Filled with Egg is Good to Eat

Indonesian culinary is so wide and unique from the forms, shapes, flavors and also names. Talking about food, have you eaten submarine? Perhaps, you are so shocked to hear about it since humans are riding the submarine and go under the sea inside the submarine. They don’t eat this type of ship. However, in Indonesia you can eat submarine filled with egg inside and you eat it along with sour broth called Pempek which is the typical food from Palembang, South Sumatera.