Loading...

MENTO dan SARKOYO, Makanan Khas Tradisi Indonesia yang Unik Rasanya

Kekayaan kuliner Nusatara memang luar biasa banyaknya. Setiap makanan khas tradisi Indonesia memiliki keunikan rasa dan packaging. Salah satunya adalah olahan-olahan khas Madura. Tenar dengan sate ayamnya, nyatanya pulau yang berada di bagian timur laut Jawa itu memiliki banyak panganan lain yang tak kalah menggugah selera. Beberapa bahkan sangat cocok menjadi kudapan saat berbuka puasa. Dua diantaranya  adalah Mento dan Sarkayo, yang dikenal sebagai takjil khas Madura.

Mento termasuk kuliner khas tradisi Indonesia yang berasal dari Sumenep. Kue ini dibuat dari adonan tepung terigu, gula dan telur. Adonan itu kemudian dituang dan dicetak tipis-tipis layaknya membuat telur dadar pada wajan. Selanjutnya, dadaran yang sudah jadi ditumpuk dengan berbagai toping dan isian.

Lapisannya sendiri cukup tebal, bisa hingga mencapai 15 lapis. Orang Madura pun kerap menyebut Mento dengan sebutan lasagna. Isian dan toppingnya pun cukup beragam sesuai selera. Namun, umumnya Mento berisi daging yang dicampur dengan wortel serta dibumbui dengan rempah khas. Daging yang digunakan bisa daging sapi, ayam atau bahkan kambing.

Umumnya, Mento dikukus dengan kuah santan. Dalam penyajiannya, Mento bisa dibuat kecil-kecil, sehingga sangat pas digunakan untuk camilan saat berbuka puasa. Pengunaan santan ini membuat Mento tidak bisa bertahan lama. Menu ini harus segera dikonsumsi, karena akan segera basi setelah satu hari.

Selain Mento, ada pula makanan khas tradisi Indonesia dari Madura lainnya yang tak kalah nendang rasanya. Adalah kue Sarkoyo yang merupakan resep tradisional khas Bangkalan. Sekilas namanya memang mirip dengan buah Srikaya. Akan tetapi, siapa menyangka jika dalam kue tersebut sama sekali tak mengandung buah Srikaya. Sebaliknya, jajanan ini dibuat dari pisang dan roti tawar yang disiram dengan santan yang telah dicampur dengan telur dan vanili.

Rasa dari makanan ini gurih dan manis, sehingga sangat cocok dijadikan alternatif camilan berbuka puasa. Tak perlu khawatir kesulitan menemukan kue Sarkaya di tempat Anda. Pasalnya, Anda yang jauh dari Madura pun tetap bisa menyiapkannya sendiri. Anda hanya membutuhkan roti tawar, pisang, telur, gula dan vanili. Untuk memasaknya Anda perlu memotong kecil-kecil roti tawar dan pisang, lalu terpisahkan siapkan telur, gula dan santan kemudian campurkan.

Tata roti tawar dan pisang kemudian siram dengan santan yang sudah dicampur telur dan vanili serta gula. Proses memasaknya dilakukan dengan mengukus. Makanan tradisonal ini nikmat disajikan selagi hangat. Meski begitu, disajikan kala dingin pun tak kalah enak. Teksturnya lembut sekaligus kenyal.

Demikian dua makanan khas tradisi Indonesia asal Madura yang bisa menjadi alternatif berbuka puasa. Apabila ingin menu bukan puasa semakin lengkap dengan cita rasa Madura, tentu saja Anda bisa menyajikan menu utama dengan sate ayam. Seperti diketahui sate ayam Madura sangat tenar, bukan saja di dalam negeri, melainkan juga di luar negeri.

Dibandingkan dengan sate ayam lainnya, sate ayam Madura memang memiliki cita rasa yang khas dan berbeda! Cara menata daging ayam pada lidi (menusukan dagingnya) pun tampak berbeda dengan kebanyakan sate ayam. Umumnya sate ayam yang dijumpai di resto-resto adalah daging ayam yang dipotong dadi, kemudian ditusuk. Namun, sate ayam Madura memiliki ‘tampilan’ yang berbeda. Daging ayamnya tidak tampak berbentuk dadu, tetapi menyatu seperti tidak terpisah.

Rasa dan aromanya pun berbeda dengan sate ayam yang tidak dibuat oleh ‘orang Madura’. Masih belum diketahui, apa yang menyebabkan sate Madura memiliki cita rasa dan aroma yang berbeda dengan kebanyakan sate ayam, meski bumbunya relatif sama.

Makanan Ini Ternyata Tidak Digoreng, Inilah Fakta Unik Tentang TAUGE GORENG

Bogor begitu kaya akan kuliner yang menggugah selera. Asinan Bogor barangkali menjadi makanan khas Kota Hujan yang paling kondang. Selain karena cita rasanya yang unik, kuliner segar itu juga mudah dijumpai di banyak kota di Indonesia. Namun, sebenarnya makanan asli Bogor tak hanya itu lho! Masih ada banyak deretan kuliner asli Bogor lain yang tak kalah enak. Salah satunya adalah Tauge Goreng. Meski namanya memiliki embel-embel ‘goreng’, nyatanya kuliner satu ini nyatanya tak digoreng, lho kok?…

Kue Kering, Makanan Yang Identik dengan Lebaran

Lebaran adalah saatnya berbagai makanan lezat mulai memenuhi tiap rumah orang yang merayakannya, tak terkecuali di Indonesia. Berbagai hidangan dan kudapan akan dihidangkan untuk menjamu tetangga dan kerabat yang hendak bertandang. Aneka kue kering juga biasanya akan mengisi toples-toples makanan di ruang tamu. Pada momen istimewa tersebut, keberadaanya seolah kurang lengkap jika tidak tersedia di rumah.

Soto Mie Bogor Asli Ciseeng, Mantap Betul!

Munculnya Jalan Suryakencana membuat Bogor dikenal sebagai surganya kuliner peranakan. Di tempat ini, Anda bisa menikmati kuliner-kuliner khas Tiongkok yang telah berbaur dengan budaya setempat. Asimilasi yang terjadi selama puluhan tahun membuat kuliner Bogor di sini begitu istimewa dan susah ditemukan di tempat lain. Salah satu makanan peranakan yang sangat terkenal di kawasan ini adalah Soto Mie Bogor Asli Ciseeng yang memiliki citarasa sangat khas.