Loading...

Tidak Ada Di Daerah Lain, MAKANAN Enak Khas Bone Ini Patut Dicoba

Di Tanah Arung Palaka ini terdapat beberapa makanan enak yang bisa disajikan saat Idul Fitri tiba, diantaranya adalah Nasu Likku, Lawa dan Katri Sala. Ketiganya memiliki rasa yang begitu khas, sehingga hidangan Lebaran khas daerah yang mayoritas penduduknya adalah Suku Bugis ini patut Anda coba. Idul Fitri atau di Indonesia lebih populer disebut dengan Lebaran adalah moment yang membahagiakan bagi umat Muslim.

Dimaknai sebagai hari kemenangan, Lebaran adalah waktu istimewa setelah umat Muslim berjuang melawan hawa nafsu dan godaan selama 30 hari dalam rangkaian Puasa Ramadhan. Hari spesial ini biasanya diwarnai dengan acara mudik atau berkunjung ke sanak saudara dan rekan serta orang-orang yang lebih tua. Suasana berkumpul bersama keluarga dan sahabat pun menjadi semakin hangat kala makanan enak dan spesial dihadirkan dalam acara santap bersama.

Tak jarang, menu-menu spesial yang tak ada di hari-hari biasa, sengaja diolah dan disuguhkan pada momen istimewa itu. Setiap daerah maupun keluarga memiliki tradisi makanan Lebaran yang berbeda-beda, termasuk di Bone, Sulawesi Selatan. Berikut ini tiga makanan khasnya.

 

 

Nasu Likku

Nasu Likku adalah makanan enak dari olahan ayam kampung yang dibumbui dengan aneka rempah. Beberapa jenis rempah yang diracik untuk membumbui ayam antara laun ketumbar, merica dan juga lengkuas.

Nasu Likku dibuat dengan proses yang cukup panjang. Usai rempah dan ayam dicampurkan, pengolahan dilakukan di dalam panci selama berjam-jam. Tujuannya adalah agar kandungan air pada ayam mongering dan bumbunya pun meresap. Wal hasil, selain empuk, ayamnya pun sangat terasa bumbunya. Begitu juga dengan aromanya yang begitu menggugah selera.

Cita rasa rempahnya yang kaya, membuat orang yang pernah menyantap makanan enak ini  tak akan bisa lupa. Tak heran, jika para perantau pun saat mudik ke daerah asalnya selalu ingin mencicipi hidangan satu ini.

 

 

Lawa

Selain Nasu Likku, terdapat pula jenis makanan enak lain khas Bone yang tak kalah menarik untuk diicip. Namanya adalah Lawa. Makanan ini sangat digemari oleh masyarakat Bone di kawasan pesisir, seperti di Desa Panyulla, Palette, Bajoe, dan Tanete Riattang. Lawa berbahan utama ikan segar yang masih mentah. Untuk membuat makanan ini cukup mudah. Ikan segar dicuci terlebih dahulu hingga bersih. Tentu saja, bagian kepala dan isi perut serta tulangnya juga turut dibersihkan. Selanjutnya, daging tersebut dicampur dengan cuka agar matang.

Sekilas melihat cara pembuatan ini, mengingatkan dengan makanan Jepang, yaitu Sushi. Bagi Anda yang tak terbiasa makan ikan mentah, mungkin akan sedikit geli. Namun, bagi para penikmatnya, Lawa adalah makanan yang sangat enak dan menggugah selera. Selain itu, kandungan gizinya juga tinggi. Apalagi terdapat kepercayaan bahwa mengkonsumsi makanan ini bisa mendongkrak vitalitas pria.

 

 

Katrisala

Dari makanan enak yang sifatnya lebih berupa lauk atau tepatnya untuk makanan besar, mari sejenak mengintip kuliner Bone yang berupa camilan. Salah satunya adalah kue Katrisala. Bahan dasar kue ini adalah beras ketan hitam, gula merah serta telur. Tampilannya begitu unik dengan lapisan berwarna hitam—dari beras ketan di bagian bawah dan lapisan atas yang berisi campuran gula merah dan telur.

Kue ini memiliki rasa manis dan bertekstur cukup lembut. Tak mengherankan jika makanan ini acap kali digunakan untuk ‘teman’ minum teh atau kopi. Saat bulan Puasa, makanan satu ini bisa menjadi alternatif takjil. Sementara saat Lebaran, Katrisala acap kali hadir sebagai hidangan untuk menyuguh para tamu yang bersilaturahmi ke rumah.

Nah, demikian beberapa makanan enak khas Bone yang bisa untuk dicoba sebagai hidangan khas Lebaran. Bagaimana, kira-kira Anda tertarik mencicipi yang mana?

Perkenalkan, BAKSO SEUSEUPAN Makanan Paling Populer Di Kawasan Kota Hujan

Jangan pernah menginjakkan kaki di kota Bogor tanpa jajan makanan ataupun berwisata kuliner. Apalagi jika Anda tidak menikmati sajian-sajian hangat di kota hujan ini. Sebutan kota hujan sangat tepat ditujukan untuk kota Bogor. Kota dengan berbagai keunikan kuliner dan wisata alam ini justru diperlengkapi dengan berbagai panganan hangat dan menyegarkan. Salah satunya adalah bakso.

Sensasi Lembut SATE SUMSUM Pak Oo, Makanan Bogor Ini Memang Top!

Waktu menunjukkan pukul 16.00 WIB, ketika aroma khas yang gurih dan sedap menyeruak disekitar jalan Suryakencana Bogor. Rupanya berasal dari sebuah kedai, yang sedang membakar makanan jensi sate yang menggunakan bahan baku dari daging dan jeroan sapi. Kedai Sate Sapi Pak Oo, demikian orang mengenalnya. Sate sumsum tulang sapi dan sate ginjal adalah menu favorit di kedai ini.

Kedai SATE BANG HASAN KUMIS, Favorit Para Pemburu Makanan Tengah Malam

Bagi yang kerap mengunjungi Kota Bogor, makanan khas apa yang kerap terlintas di benak Anda saat membayangkan kota tersebut? Asinan, Roti Unyil, atau mungkin Doclang? Sebagai salah satu pusat jajanan, variasi makanan di Bogor saat ini sebenarnya semakin beragam. Namun, jika Anda berencana singgah ke kawasan Bogor Timur, coba deh mampir ke Sate dan Sop Kambing Bang Hasan Kumis, sate kambing terdekat dengan Bogor Agricultural University.