"BANDREK" Aer Mantjoer

Minuman yang memiliki prestise dan nilai sejarah yang cukup tinggi

Bajigur atau Bandrek

Apakah anda tahu jikalau itu adalah dua minuman yang berbeda? Memang seringkali tertukar pengertiannya. Bandrek adalah minuman panas dari jahe dan gula merah diisi serutan kelapa. Bisa ditambah bahan lain seperti kolang-kaling, santan atau susu kental manis.

Sedangkan bajigur dibuat dari santan dengan sedikit rasa jahe dan dimaniskan dengan gula merah. Kadang-kadang dicampur dengan sedikit kopi. Tapi, bajigur sesuai pakemnya tidak diisi dengan serutan kelapa atau kolang-kaling.

Anda wajib tau juga, kalo Bandrek bukanlah minuman sederhana.  Ada nilai sejarah dan prestise dibalik bahan baku yang digunakan, yaitu campuran rempah-rempah seperti cengkeh, pala, gula aren, dan lada hitam. Pada jaman dahulu, rempah-rempah tersebut adalah komoditas yang sangat berharga. Oleh sebab itu, orang-orang eropa begitu memburu rempah-rempah dan rela menukarkannya dengan barang-barang berharga milik mereka seperti senjata dan perhiasan.

Popularitas rempah-rempah terus bertahan beberapa dekade, hingga muncul komoditas kopi, teh, dan gula pada abad 19. Itu sebabnya sekarang kopi Indonesia lebih terkenal dibandingkan rempah-rempah Indonesia. Hal yang sama terjadi pada Bandrek dimana permintaannya pun semakin berkurang. Padahal, banyak sekali manfaat yang didapat dengan mengkonsumsi Bandrek, di antaranya bisa meredakan masuk angin, mengurangi rasa mual, dan mengurangi sakit tenggorokan.

 

Beberapa pelaku usaha Bandrek pun mencoba mengangkat kembali minuman tradisional ini dengan melakukan inovasi. Seperti  Tutang Kusnadi, penjual es kelapa dan kelapa bakar yang banting stir menjual bandrek divariasi dengan buah durian. Tak perlu waktu lama, Bandrek Durian ala Tutang kemudian langsung terkenal. Dalam satu hari, 100 porsi Bandrek Durian habis terjual.

Pedagang lainnya mencoba menambahkan rempah-rempah untuk meningkatkan efek hangat, seperti merica dan serai, kemudian pandan untuk aroma wangi, serta telur ayam kampung untuk meningkatkan vitalitas, termasuk menambahkan susu untuk menambah kelezatannya.

Di Bandung sendiri, para penjual bandrek seringkali menambahkan sejumput kerukan kelapa untuk menampilan citarasa gurih. Hal ini menjadi bukti bahwa inovasi pada kuliner tradisional, ternyata masih mampu menarik perhatian masyarakat.

 

Khasiat Bandrek untuk Kesehatan

Dibalik rasanya yang nikmat, Bandrek ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan yang berasal dari campuran berbagai jenis rempah-rempah. Diantaranya adalah: 

  • Melawan Penyakit Kanker; cengkeh pada bandrek ini memiliki kemampuan untuk mencegah kanker, terutama pada saluran pencernaan, kulit, dan paru-paru.
  • Obat Sakit Gigi; kandungan minyak cengkeh ini juga bermanfaat sebagai analgastik atau yang dikenal juga dengan obat penahan rasa sakit.
  • Menurunkan Tekanan Darah; kandungan jahenya berfungsi membersihkan pembuluh darah, dengan demikian darah bisa mengalir dengan lancar untuk meringankan tugas jantung.
  • Mencegah Radang (Inflamasi); berkat kandungan Flavanoid yang terdapat pada cengkehnya. Oleh sebab itu, bandrek ini sangat baik dikonsumsi bagi para penderita rematik. Dan cengkeh ini juga bisa dimanfaatkan sebagai ekspektoran guna mengatasi berbagai permasalahan pada saluran pernapasan.
  • Mengatasi Masuk Angin; karena dapat menghangatkan tubuh.
  • Mencegah Perut Kembung; dengan membantu mengeluarkan gas yang terdapat didalam lambung.
  • Mematikan Patogen Asing; mengatasi serangan berbagai penyakit dengan antioksidan yang terkandung didalamnya.

 

Di Kota Bogor ada sebuah warung bandrek yang banyak dicari saat hujan turun,  namanya Warung Bandrek Aer Mantjoer (baca Air Mancur). Seperti namanya, warung ini berlokasi didekat Air Mancur, sebuah taman kota yang berada di Jalan Ahmad Yani No 6, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Ditempat ini, pengunjung bisa menyeruput hangatnya aneka jenis bandrek, mulai dari bandrek original hingga bandrek yang dicampur susu.

Sebagai "teman" menikmati hangatnya minuman tradisional tersebut,  tersedia pula  beragam makanan seperti bakwan goreng yang diguyur dengan sambal kacang. Sungguh menggugah selera.  Warung Bandrek Aer Mantjoer buka mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dini hari.

 

Tokoh Dan Kuliner

Penawaran

Serba Serbi Kuliner

FoodMania

  • Peuyeum, Fermented Delicacies for West Java Peuyeum, Fermented Delicacies for West Java
    Peuyeum, Fermented Cassava from West Java - Indonesia has several delicious fermented foods, one of which is peuyeum. It is fermented cassava usually eaten as snacks. Although it is a traditional West Javanese snack, similar food also is known in other parts of Java but it is called Tape.
    Read more...

Pojok Dapur

Tips dan Trik Mengolah Daging Sapi yang Sering Diabaikan Orang

 

Tips dan Trik Mengolah Daging Sapi yang Sering Diabaikan Orang

Daging sapi merupakan salah satu daging yang sering dikonsumsi oleh orang Indonesia selain daging ayam. Sayangnya, banyak orang ternyata mengabaikan beberapa tips dan trik mengolah daging sapi yang benar, padahal hal ini dapat berpengaruh terhadap citarasa daging ketika dimasak nantinya.

Oleh karena itu, sangat disarankan agar anda tahu pasti perlakukan seperti apa yang sebaiknya diberikan pada daging sapi agar memiliki kualitas yang baik. Lalu, apa saja sih cara pengolahan daging sapi yang sering diabaikan orang?

Baca selengkapnya...

Cari Kuliner Kesukaanmu Disini