Dengan banyaknya penduduk Muslim di penjuru Nusantara, tak heran jika terdapat begitu banyak keragaman yang dimiliki warga di berbagai daerah dalam menyambut waktu-waktu istimewa umat Islam. Terutama pada sajian makanannya, boleh dibilang kuliner merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan saat bulan Ramadhan.

Ada fenomena yang berbeda setiap tahunnya di wilayah Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Jelang bulan Ramadhan, sejumlah pasar kaget akan mulai bermunculan dan memenuhi jalanan di tempat ini untuk menjual berbagai macam makanan. Tak pelak, kegiatan pasar kaget ini membuat kondisi jalanan di sekitarnya menjadi sangat macet jelang berbuka.

Suasana syahdu Ramadhan tak hanya selalu berkisar di tempat yang memiliki mayoritas Muslim saja. Di Bali yang sebagian besar masyarakatnya menganut agama Hindu pun kita masih bisa turut merasakan suasana serupa. Salah satunya adalah di Dusun Wanasari yang terletak di Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara. Desa yang juga disebut Kampung Jawa tersebut akan berubah menjadi lokasi perburuan takjil yang sangat ramai jelang bulan tersebut.

Saat bulan puasa tiba, banyak pasar tiban atau pasar Ramadhan di berbagai tempat di Indonesia.  Berburu makanan takjil menjadi saat yang menyenangkan dan sangat dinantikan. Jajaran kuliner daerah biasanya kerap dijajakan saat momen ini. Nah, bagi Anda yang kebetulan berada di Madura atau justru mudik ke Madura, cobalah untuk bernostalgia rasa dengan kuliner khas yang mungkin jarang dijumpai di daerah lain.

Wisata kuliner menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan. Berpetualang rasa adalah sebuah tantangan tersendiri bagi pecintanya. Namun, dengan datangnya bulan Puasa, apakah kegiatan jelajah rasa ini harus dihentikan sepenuhnya?! Hmm… sepertinya hal itu tidak berlaku mutlak. Pasalnya, saat Ramadhan tiba, di berbagai sudut penjuru negeri ini banyak yang menjajakan makanan khas daerah bahkan yang tidak pernah ada di hari-hari biasa.

Kekayaan kuliner Nusatara memang luar biasa banyaknya. Setiap menu yang dimiliki di setiap daerah pun memiliki keunikan rasa dan packaging. Salah satunya adalah olahan-olahan khas Madura. Tenar dengan sate ayamnya, nyatanya pulau yang berada di bagian timur laut Jawa itu memiliki banyak panganan lain yang tak kalah menggugah selera.

Siapa tak kenal ketupat? Ketupat adalah makanan pengganti nasi yang terbuat dari anyaman kelapa muda (janur) berbentuk segi empat. Makanan tradisional yang terbuat dari bahan dasar beras ini selalu disajikan dengan rendang atau opor ayam di hari lebaran. Bisa dibilang, tanpa ketupat, lebaran terasa kurang afdol. Ibarat sayur tanpa garam.

Apabila membicarakan tentang kuliner Sumatra Barat atau Padang, menu apa kira-kira yang terbayang dalam benak Anda? Rendang dan dendeng sudah biasa! Lalu?! Ya, Tanah Minang rupanya menyimpan kekayaan kuliner yang begitu beragam.

Puasa adalah waktu yang spesial, khususnya bagi umat Muslim. Bulan yang penuh dengan keistimewan dimana semua amalan kebaikan dilipatgandakan ini sekaligus menjadi bulan berkah bagi para penjaja makanan.

Bicara soal jajanan pasar tradisional, Jawa memiliki beragam rasa, mulai dari yang gurih, manis hingga yang mengandung rasa asam. Seperti apem, kue berbentuk bulat nan empuk ini memiliki cita rasa yang komplet.

Tips & Trik Mengolah Daging

Tips dan Trik Mengolah Daging Sapi yang Sering Diabaikan Orang

 

Tips dan Trik Mengolah Daging Sapi yang Sering Diabaikan Orang

Daging sapi merupakan salah satu daging yang sering dikonsumsi oleh orang Indonesia selain daging ayam. Sayangnya, banyak orang ternyata mengabaikan beberapa tips dan trik mengolah daging sapi yang benar, padahal hal ini dapat berpengaruh terhadap citarasa daging ketika dimasak nantinya.

Oleh karena itu, sangat disarankan agar anda tahu pasti perlakukan seperti apa yang sebaiknya diberikan pada daging sapi agar memiliki kualitas yang baik. Lalu, apa saja sih cara pengolahan daging sapi yang sering diabaikan orang?

Baca selengkapnya...

Mobil Sejuta Umat

colt t 120

Colt T Series: Maha Karya Mitsubishi yang Tak Lengkang Oleh Waktu

Berbicara soal mobil tua, bukan saja tentang mobil-mobil mewah di zamannya yang menjadi tunggangan para elite, melainkan juga soal mobil-mobil yang rela dijadikan kuda beban. Salah satunya adalah Mitsubishi Colt T Series. Seri besutan pabrikan Jepang satu ini rasanya layak disebut sebagai kendaraan tangguh lintas medan dan zaman. Lebih dari itu, kiranya tak berlebihan menyebut Colt T Series sebagai maha karya Mitsubishi yang tak lengkang oleh waktu.


Sebutan ini tak terlepas dari kemampuan Mitsubishi Colt T Series yang siap melibas berbagai medan bahkan kekuatannya masih bisa diandalkan hingga kini oleh para ‘juragannya’. Seri yang baru saja disebut sejatinya bernama asli Delica di negeri asalnya. Nama yang terdengar manis di telinga itu adalah singkatan dari Delivery Car. Sebagaimana nama yang disematkan tersebut, pada kenyataannya Delica memang dikeluarkan Mitsubishi sebagai senjata untuk merebut pasar kendaraan angkutan.

Baca selengkapnya...

Serba Serbi Kuliner

FoodMania

Tokoh Dan Kuliner

Penawaran

Cari Kuliner Kesukaanmu Disini