Kerupuk Jengkol Penambah Selera Makan

Ada aneka makanan ringan yang bisa dinikmati oleh masyarakat berbagai kalangan. Salah satu dari aneka snack yang memiliki banyak penggemar adalah kerupuk. Kerupuk merupakan jenis makanan ringan yang digemari oleh banyak orang. Selain bisa dikonsumsi secara langsung, kerupuk juga bisa melengkapi beragam makanan.

Salah satunya yaitu kerupuk jengkol yang merupakan makanan tradisional favorit penggemarnya. Apakah Kamu juga menyukainya? Nah, untuk lebih memahami tentang kerupuk jengkol, simak penjelasan mengenai kerupuk jengkol penambah selera makan, karakteristik kerupuk jengkol dan harga kerupuk jengkol berikut ini.

Kerupuk jengkol memiliki istilah lainnya yaitu karupuak jariang. Makanan tradisional jenis kerupuk jengkol merupakan cemilan yang termasuk ke dalam jenis makanan ringan berbahan dasar jengkol. Makanan ringan yang satu ini memiliki rasa yang gurih dan renyah. Rasanya yang renyah dan gurih membuat kerupuk jengkol cocok dijadikan lauk.

Kerupuk ini juga pas dipadukan dengan makanan yang berkuah seperti misalnya soto ataupun bakso. Kerupuk ini rasanya akan lebih nikmat jika ditambah dengan cabe merah. Kenikmatan ini akan membuat selera makan menjadi semakin bertambah.

 


Karakteristik Kerupuk Jengkol

Terdapat aneka snack yang digemari oleh masyarakat dari bebagai usia. Pemilihan snack yang dijadikan cemilan favorit ini tergantung selera dari masing-masing individu. Ada snack yang memiliki rasa pedas, asin, gurih, pahit maupun manis. Salah satu snack yang memiliki rasa gurih dan asin adalah kerupuk jengkol. Tidak semua orang menyukai rasa dari jengkol ini karena dianggap aneh.

Namun, setelah jengkol diolah menjadi kerupuk, banyak orang yang awalnya tidak menyukainya malah menjadikan kerupuk jengkol ini menjadi makanan favoritnya. Tak heran jika kerupuk yang sederhana ini menjadi favorit karena rasanya memang kriuk dan enak. Ada beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kerupuk jengkol, diantaranya yaitu:

  • Berbahan dasar utama berupa jengkol.
  • Berbentuk bundar dan kecil.
  • Berwarna coklat butek atau tidak cerah.
  • Rasa jengkolnya sudah tidak terlalu menyengat lagi.
  • Biasanya dicampur dengan tepung kanji dan berbagai macam bahan lain pada proses pembuatannya.

 

 

Harga Kerupuk Jengkol

Ada banyak orang yang menjauhi makanan berbahan dasar jengkol karena baunya yang tidak sedap. Bentuknya yang sederhana, mungil dan berwarna putih kecoklatan tidak menarik mata. Meskipun begitu, ternyata mereka yang mengatakan tidak menyukai makanan berbahan dasar jengkol pada saat diberikan kerupuk jengkol mengakui menggemari rasanya. Bahkan beberapa dari mereka malah ketagihan.

Meskipun sekarang ini berkembang aneka makanan ringan dengan berbagai macam variannya, namun kerupuk jengkol tidak menghilang eksistansinya. Jengkol sudah memiliki rasa yang tidak terlalu menyengat lagi ketika diolah menjadi kerupuk. Ada berbagai macam bahan atau rempah yang dicampurkan pada jengkol untuk pada saat proses pembuatan kerupuk. Namun, sekarang ini kerupuk jengkol sudah bisa dikatakan langka atau jarang ditemui.

Kerupuk jengkol bisa dimakan secara langsung sebagai camilan atau menjadi teman makan bersama nasi putih. Untuk Kamu yang kangen dan ingin bernostalgia dengan kerupuk jengkol, Kamu bisa menemukannya di beberapa rumah makan tradisional atau di pasar-pasar biasanya menyediakan kerupuk jengkol. Harga kerupuk jengkol dihargai dengan tarif sekitar Rp1.000 - Rp2.000 per bungkusnya.

 

 

Demikian penjelasan singkat mengenai makanan tradisional kerupuk jengkol. Jadi, dari aneka makanan ringan dan aneka snack yang sekarang ini berkembang, kamu bisa memilih kerupuk jengkol sebagai salah satu pilihan. Harganya pun sangat murah, sehingga kamu tidak perlu khawatir bisa menguras kantong ketika membeli kerupuk jengkol ini.

Item terkait

Tokoh Dan Kuliner

Penawaran

Serba Serbi Kuliner

FoodMania

  • Peuyeum, Fermented Delicacies for West Java Peuyeum, Fermented Delicacies for West Java
    Peuyeum, Fermented Cassava from West Java - Indonesia has several delicious fermented foods, one of which is peuyeum. It is fermented cassava usually eaten as snacks. Although it is a traditional West Javanese snack, similar food also is known in other parts of Java but it is called Tape.
    Read more...

Pojok Dapur

Tips dan Trik Mengolah Daging Sapi yang Sering Diabaikan Orang

 

Tips dan Trik Mengolah Daging Sapi yang Sering Diabaikan Orang

Daging sapi merupakan salah satu daging yang sering dikonsumsi oleh orang Indonesia selain daging ayam. Sayangnya, banyak orang ternyata mengabaikan beberapa tips dan trik mengolah daging sapi yang benar, padahal hal ini dapat berpengaruh terhadap citarasa daging ketika dimasak nantinya.

Oleh karena itu, sangat disarankan agar anda tahu pasti perlakukan seperti apa yang sebaiknya diberikan pada daging sapi agar memiliki kualitas yang baik. Lalu, apa saja sih cara pengolahan daging sapi yang sering diabaikan orang?

Baca selengkapnya...

Cari Kuliner Kesukaanmu Disini