Kerupuk Sanjai Dari Bukittinggi

Bagi pecinta aneka makanan ringan, pasti sudah tak asing dengan kerupuk Sanjai yang  berasal dari Bukittinggi ini. Kalaupun belum pernah mendengarnya, mari mengenali oleh-oleh khas Sumatera Barat yang satu ini lebih dalam. Semakin mengenal, semakin cinta dengan kekayaan kuliner Indonesia yang unik-unik dan tak akan ditemukan di negara manapun lagi. Tak heran jika sekarang aneka makanan khas Indonesia begitu populer di mancanegara, termasuk kerupuk Sanjai.

Adapun kerupuk Sanjai itu sendiri merupakan penganan yang terbuat dari singkong yang telah diparut tipis-tipis, kemudian dijemur sampai kering betul dan digoreng, setelah itu diberi aneka macam bumbu. Tiga rasa yang paling populer adalah:

  • Kerupuk Sanjai Tawar (Hanya dibumbui garam saja).
  • Kerupuk Sanjai Saka (kerupuk Sanjai yang dibumbui gula merah).
  • Kerupuk Balado (kerupuk Sanjai dengan bumbu balado pedas manis).

Jenis kerupuk yang satu ini adalah makanan populer dan menjadi oleh-oleh khas kota Bukittinggi, di Sumatera Barat. Dimana lokasi kita bisa menemukan sentra produksi keripik tradisional ini? adapun lokasinya di daerah Biaro, Pasar Atas, Pasar Bawah, dan Pasar Padang Luar serta Pasar Aur Kuning akan ditemukan banyak penjual kerupuk Sanjai. Kota lain misalnya ada di Padang Panjang, kota Padang dan kota Payakumbuh. Harganya juga sangat terjangkau, dijual mulai dari 5.000 Rupiah per bungkus

 

 

Sejarah Kerupuk Sanjai

Hadirnya kerupuk Sanjai yang memperkaya khazanah aneka makanan ringan Indonesia tak serta merta begitu saja, ada sejarah yang mengiringi kehadirannya. Ada satu daerah di bagian utara Kota Bukittinggi yang bernama Sanjai, letaknya di Desa Manggis, Kelurahan Manggis Gantiang Sanjai, Kota Bukittinggi. Disana masyarakatnya mayoritas menjadi pengrajin keripik Singkong dan bahkan karena profesi mayoritas penduduk itu akhirnya menjadi asal mula terciptanya industri keripik singkong Bukittinggi, termasuk kerupuk Sanjai.

Sejak tahun 1970-an silam, usaha keripuk di Jalan Sanjai mulai nampak geliatnya dan warga Sanjai menjadi yang pertama kali memproduksi keripik dari ketela di Bukittinggi. Bahkan menurut sesepuh disana, hanya ada tiga orang produsen keripik yang berjualan, yakni Amai Malan, Amai Seram dan juga Amai Terimalah. Ketiganya merupakan wanita baya yang berjualan di Los Maninjau, Kawasan Pasar Atas, Bukittinggi.

Berkat keuletan usaha membuat mereka sukses dan memberikan inspirasi untuk warga lainnya yang ada di jalan Sanjai, mereka juga membuat keripik singkong. Akhirnya keripik singkong dari Sinjai itu dikenal dengan sebutan karupuak Sanjai atau kerupuk Sanjai.

Karena peminatnya makin bertambah, produsennya pun semakin bertambah dan tidak hanya di jalan Sanjai saja, namun menyebar ke seantero Minangkabau. Sebutan kerupuk Sanjai pun menjadi nama nasional untuk keripik singkong khas Bukittinggi ini.

Selain tiga rasa yang telah disebutkan di atas, masyarakat juga semakin berkembang dalam menciptakan variasi rasa yang baru dan unik. Karena persaingan yang makin ketat, muncul variasi rasa lainnya atau variasi baru dengan bentuk keripik yang berbeda.  Contohnya saja keripik dengan bentuk stik atau juga aneka keripik dengan bumbu cabe kering.

Tak puas dengan hanya kerupuk Sanjai, para produsen juga mengkreasikan olahan lainnya seperti dakak-dakak, berbahan dasar singkong juga tapi dipotong-potong menjadi dadu kecil dengan ukuran kurang lebih 1 centi, digoreng sampai kering dan dibumbui. Keberadaannya menambah aneka makanan ringan khas Bukittinggi yang dikenal se-Indonesia.

Item terkait

Tokoh Dan Kuliner

Penawaran

Serba Serbi Kuliner

FoodMania

  • Peuyeum, Fermented Delicacies for West Java Peuyeum, Fermented Delicacies for West Java
    Peuyeum, Fermented Cassava from West Java - Indonesia has several delicious fermented foods, one of which is peuyeum. It is fermented cassava usually eaten as snacks. Although it is a traditional West Javanese snack, similar food also is known in other parts of Java but it is called Tape.
    Read more...

Pojok Dapur

Tips dan Trik Mengolah Daging Sapi yang Sering Diabaikan Orang

 

Tips dan Trik Mengolah Daging Sapi yang Sering Diabaikan Orang

Daging sapi merupakan salah satu daging yang sering dikonsumsi oleh orang Indonesia selain daging ayam. Sayangnya, banyak orang ternyata mengabaikan beberapa tips dan trik mengolah daging sapi yang benar, padahal hal ini dapat berpengaruh terhadap citarasa daging ketika dimasak nantinya.

Oleh karena itu, sangat disarankan agar anda tahu pasti perlakukan seperti apa yang sebaiknya diberikan pada daging sapi agar memiliki kualitas yang baik. Lalu, apa saja sih cara pengolahan daging sapi yang sering diabaikan orang?

Baca selengkapnya...

Cari Kuliner Kesukaanmu Disini