Loading...

Ayam Betutu Kampung Rp145.000 Per Ekor

Betutu, dalam bahasa Bali artinya proses mengolah daging. Sedangkan bebek betutu diartikan sebagai cara mengolah daging bebek ala masyarakat Bali. Pada awalnya betutu dimasak dengan menggunakan daging bebek, namun kini bisa juga menggunakan ayam, maka disebut sebagai Ayam Betutu.

Pada resep aslinya,  bumbu utama yang digunakan adalah cabai, bumbu wewangenan, minyak kelapa, garam dan bumbu genep khas Bali, kemudian dilapisi daun pinang.

Setelah itu diberi bara sekam atau dikubur dalam tanah dengan bara. Proses memasaknya menghabiskan waktu hingga sepuluh jam. Tujuannya adalah agar bumbu meresap sempurna.

Bumbu genep merupakan bumbu khas Bali yang terdiri dari bawang merah, kencur, kemiri, bawang putih, kunyit, lengkuas, jahe, laos, cabai rawit, serai, gula merah, terasi, daun limau, dan daun salam. Sedangkan bumbu wewangenan terdiri dari merica hitam, merica putih, cengkih, pala, tabia bun, ketumbar, kemiri, kemenyan, jangu, bangle, dan kulit jeruk purut.

Kini proses memasak ayam betutu yang modern dilakukan dengan cara direbus hingga matang, bisa juga menggunakan panci presto. Ayam pun akan cepat lunak. Setelah itu ayam betutu diolah dengan cara dipanggang.

Namun ada juga yang memasak dengan cara digoreng atau dibakar, setelah ayam direbus. Pengolahan dengan digoreng ini disuka penyuka kuliner milenial. Jangan lupa menyantapnya dengan nasi hangat, sambal matah, dan plecing kangkung.

---------------------------------

Bisa dibeli di Jl. Teratai 4/6, Taman Yasmin

Untuk pemesanan hubungi 08129285129 (Novi)

Tersedia juga Ayam Betutu Broiler, hanya Rp125.000

 

Ketan Susu Jande Nusantara, Bukan Olahan Ketan Biasa

Beras putih telah menjadi makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Padahal masih banyak jenis beras lainnya, contohnya adalah beras ketan yang bisa diolah menjadi berbagai macam olahan makanan. Salah satunya adalah ketan susu (tansu). Tansu sudah ada sejak dulu sebagai jajanan tradisional yang populer di Kota Malang, Jawa Tumur.