Loading...

Bandrek Andaliman Rp6.500* Per buah (25 gram)

Minuman tradisional khas Tanah Batak dari Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara, sejenis Bandrek yang dibuat dari jahe merah, jahe putih, cengkeh, kulit manis, gula merah, ditambah dengan Andaliman. Andaliman sering disebut sebagai merica hijau dari Tanah Batak. Rasanya khas, bisa menggetarkan lidah serta melegakan tenggorokan. Disarankan untuk meminumnya saat udara dingin atau musim hujan, untuk menghangatkan badan

Bandrek Andaliman (BANDAL) ini diproduksi oleh UMKM dari Desa Hutapaung, Kecamatan pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan

Dapatkan Bandrek Andaliman di  PESPEX SPORTINDO

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu

---------------

Andaliman (zanthoxylum acanthopodium), adalah nama dari salah satu bumbu untuk masakan khas Batak, seperti ikan arsik. Bumbu yang memiliki rasa mangitir alias rasa yang getir pahit dan bau yang segar ternyata mampu menghilangkan bau amis pada ikan mas yang dimasak arsik. 

Potensi dari Andaliman kemudian dilirik oleh Marandus Sirait. Sejak 2005 ia membudidayakan tanaman andaliman yang awalnya tumbuh liar. Namun sayangnya harga jual komoditas ini tidak stabil. Bisa meroket hingga Rp 200.000 per kilogram pada hari besar, namun anjlog menjadi Rp 10.000 saja pada hari biasa.

Untuk menyiasatinya, Marandus bekerjasama bekerjasama dengan Asosiasi UMKM Tobasa di sekitar Danau Toba untuk mengolah Andaliman menjadi produk-produk yang  mempunyai nilai lebih seperti tepung bubuk dari Andaliman yang dikeringkan. Kemudian penganan yang disebut roti ketawa Andaliman. Ini adalah roti khas batak yang mirip onde-onde tapi digoreng. Dan salah satu bumbunya adalah andaliman.

Dalam satu kali proses produksi, dapat menghasilkan 1.000 buah roti ketawa andaliman, yang dijual dengan harga Rp15.000 per paket berisi 9 potong. Selain roti, ada juga bumbu arsik yang dibanderol Rp 20.000 per bungkus. Kemudian  ada andaliman kering Rp 20.000 ukuran 15 gr dan andaliman bubuk Rp 20.000. 

Ragam produk makanan dari andaliman tersebut ia pasarkan di toko oleh-oleh di sekitar Danau Toba, seperti Taman Eden, Tobasa, Balige hingga Silanget. Ia juga memasarkan produk ini via media sosial.

Jojor Jery Jeremias Lumban Gaol atau yang akrab disapa Gery turut  memanfaatkan Andaliman untuk membuat minuman bandrek. Olahan andaliman ini ia kerjakan di tempat tinggalnya di Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan, Sumatra Utara pada 2016.

Awalnya, ia membuat minuman bandrek andaliman ini berbentuk cair, namun kurang diminati pasar. Akhirnya ia belajar dari internet cara membuat produk bandrek andaliman menjadi kemasan bubuk. Hasil inovasi ini ia pasarkan  mulai 2018. 

Seluruh proses pembuatan bandrek andaliman yang ia beri label Bandal tersebut dikerjakan dalam skala industri rumah tangga. Bahannya berupa  jahe gajah, jahe merah, andaliman, kayu manis, bunga lawang, gula merah dan rempah lainnya. Produknya disukai para pelancong. Dalam sebulan bisa terjual 3.000 saset.        

 

(kontan.co.id)

Gilingan Daging Stainless Steel Rp110.000 Per UnitGilingan Daging Stainless Steel Rp110.000 Per Unit
Merek Vipoo, bahan pembuatnya merupakan perpaduan alumunium dan Stainless Steel. Ringan namun kuat dan anti Karat. Untuk menggiling atau menghaluskan: daging, kacang, Ikan, Sayur pasta dan bumbu. Baca selengkapnya...